Halaman

Rabu, 19 Februari 2014


ALAT OUTPUT DEVICE

Mengenal Alat Output Komputer
D
alam dunia komputer, input/output (I/O) mengacu pada komunikasi antara komputer dan pengguna. Sebagaimana dijelaskan dalam artikel alat input dikatakan bahwa Input adalah data yang dimasukkan atau dikirim ke sistem, sedangkan output adalah data yang dikirim keluar oleh sistem. Pengertian output Device adalah perangkat keras komputer yang digunakan untuk mengkomunikasikan hasil pengolahan data yang dilakukan oleh komputer untuk pengguna. Ada beberapa perangkat, yang menghasilkan data dalam bentuk yang berbeda mencakup salinan audio, video atau hardcopy. Alat output komputer adalah jenis perangkat keras peripheral terkoneksi, yang terhubung ke komputer, baik menggunakan kabel atau melalui jaringan wireless. Suatu hal yang terpenting jika anda memiliki komputer desktop, laptop, super komputer, dll, Anda akan membutuhkan setidaknya satu perangkat output komputer.



KELAINAN PADA SISTEM REPRODUKSI MANUSIA
A.  Hipogonadisme
H
ipogonadisme adalah kondisi pada pria dimana testis tidak dapat memproduksi hormon testosteron yang memadai. Hipogonadisme bisa sialami sejal janin berkembang di perut, sebelum masa puber, atau saat dewasa. Hipogonadisme dibagi menjadi dua jenis, yaitu hipogonadisme primer dan hipogonadisme sekunder. Pada hipogonadisme primer testis mengalami kelainan, kadar testoteron rendah disertai meningkatnya hormon gonadotropik. Kondisi ini disebut dengan hipogonadotropik-hipogonadisme. Sementara pada hipogonadisme sekunder, kelenjar hipofisis di otak yang mengalami gangguan. Pada kasus ini kadar hormon testosteron dan hormon gonadotropik berada pada tingkat yang rendah. Kondisi ini disebut hipogonadisme-hipogonadotropik dan mengakibatkan beberapa penyakit kronis, seperti tumor hipofisis, penyakit-penyakit kritis, serta kondisi pascaradiasi. Selain menurunkan libido dan DE, hipogonadisme juga bisa mengakibatkan infertilitas karena adanya masalah produksi sperma di dalam testis.



B.  Uretritis
Uretritis adalah iritasi dan pembengkakan uretra, saluran yang mengeluarkan urindari tubuh. Penyebab uretritis adalah bakteri yang menyebabkan infeksi saluran kemih secara umum (ecoli) atau bakteri penyakit menular seksual (klamidia,gonore, dll). Virus herpes seperti herpes simpleks dan sitomegalovirus juga dapat menyebabkan uretritis.
Gejala umum uretritis adalah disuria, hematuria, sering buang air kecil, demam, dan mungkin rasa sakit ketika berhubungan seks (dispareunia). Pada wanita, uretritis dapat menimbulkan keputihan berlebihan (leukorea).

C.  Prostatitis
Prostatitis adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan peradangan (-itis) prostate. Karena istilahnya begitu umum, ia tidak dengan cukup menggambarkan batasan dari kelainan-kelainan yang dapat dihubungkan dengan peradangan prostate. Oleh karenanya, empat tipe-tipe dari prostatitis:
·       Acute bacterial prostatitis (prostatitis bakteri akut)
·       Chronic bacterial prostatitis (prostatitis bakteri kronis)
·       Chronic prostatitis without infection (prostatitis kronis tanpa infeksi)
·       Asymptomatic Inflammatory Prostatitis (peradangan prostatitis asymptomatic)

D.  Epididimitis
Epididimitis merupakan peradangan pada epididimis, yakni struktur yang terletak di atas dan di sekeliling testis. Organ ini berfungsi sebagai pengangkut, yakni tempat penyimpanan dan pematangan sel sperma yang berasal dari testis. Epididimis biasanya lebih berat ketimbang epididimis kronis. Epididimis kronis biasanya terjadi selama lebih dari 6 minggu.
Ketika menjalani pembedahan, seringkali dilakukan tindakan pencegahan dengan memberikan antibiotik profilaktik kepada orang-orang yang berisiko menderita  epididimitis. Epididimitis yang disebabkan penyakit menular seksual bisa dicegah dengan cara melakukan hubungan seksual yang aman dan terlindungi (misalnya tidak berganti-ganti pasangan dan menggunakan kondom).

E.   Orkitis
Orkitis adalah infeksi yang diderita oleh laki-laki. Ini hasil dalam peradangan testis (tergantung pada keberuntungan Anda dapat baik hanya satu atau keduanya) dan menyebabkan banyak ketidaknyamanan. Testis memainkan peran penting dalam sistem reproduksi laki-laki. Mereka memproduksi sperma dan hormon testosteron. Oleh karena itu setiap infeksi di daerah sensitif ini pasti akan menimbulkan rasa sakit.
Orkitis memiliki gejala yang sangat spesifik. Karena ini, Anda biasa perlu membuang-buang waktu bertanya-tanya jika Anda perlu untuk pergi ke dokter atau tidak. Sebuah diagnosis yang cepat dan efisien memungkinkan untuk administrasi awal diperlukan perawatan. Hal ini pada gilirannya memberi bantuan di awal.
Gejala orkitis termasuk parah peradangan pada testis, rasa sakit dan ketidaknyamanan, sakit punggung, kencing berdarah, rasa sakit dan berdarah discharge ketika berejakulasi, pembengkakan epididimis, selangkangan nyeri, nyeri, sakit kepala, demam dan mual. Ini tidak mudah untuk berfungsi dengan gejala. Sederhana dan tugas-tugas rutin seperti berjalan dan duduk menjadi mustahil untuk ditanggung. Bagi individu yang mengalami gejala-gejala tersebut, adalah sangat penting untuk mencari perhatian medis segera. Jika kondisi ini dibiarkan dalam buruk dapat menghambat kehidupan seks dan juga menyebabkan kemandulan pada pria.

F.   Hyperthropic Prostat
Prostat adalah salah satu alat reproduksi pria yang sangat penting karena tugasnya memproduksi semen atau air mani. Cairan semen adalah nutrisi bagi sperma dan sekaligus media yang akan mengantar sperma keluar dari penis saat ejakulasi terjadi. Posisi prostat terletak persis di bawah kandung kemih (lihat gambar di samping).
Uretra, yaitu tabung atau saluran yang mengangkut urin dari kandung kemih dan membawanya keluar dari penis melewati pusat prostat. Jadi ketika terjadi pembengkakan pada prostat maka urin akan terhalang keluar.
Sampai sekarang dokter tidak tahu apa yang menyebabkan prostat membesar, tetapi beberapa penelitian mengungkapkan bahwa pembesaran kelenjar prostat berhubungan dengan produksi hormon testosteron.

G.  Kanker Prostat
Kanker prostat adalah kanker paling sering didiagnosa pada pria Amerika dan penyebab utama kedua kematian akibat kanker. Di beberapa negara Barat, itu telah menjadi penyebab utama kematian akibat kanker. Sebagai penduduk usia kita, dampak dari kanker prostat pada pria Amerika akan meningkat, tidak ada kanker lain meningkat dalam insiden dan angka kematian dengan bertambahnya usia secepat seperti halnya kanker prostat.
Telah diperkirakan bahwa lebih dari 1 juta pria Amerika sekarang hidup dan di atas usia 50 akhirnya akan meninggal karena kanker prostat kecuali pengobatan baru dikembangkan untuk mengendalikan penyakit ini. Sayangnya, kanker prostat memiliki dampak yang tidak proporsional pada segmen tertentu dari populasi kita. Sebagai contoh, pria Amerika Afrika lebih cenderung untuk mengembangkan kanker prostat dan dua kali lebih mungkin untuk meninggal dari itu daripada orang Amerika lainnya.
Selama dekade terakhir, kejadian kanker prostat telah meningkat tajam sebagai pengujian PSA telah menjadi banyak tersedia. Dengan kesadaran yang meluas tentang kanker prostat dan kemauan yang lebih besar untuk mendiskusikan penyakit ini umum, lebih dari 50 persen pria di atas usia 50 melaporkan bahwa mereka telah diuji untuk kanker prostat dalam dua tahun terakhir.
Sebagian besar kejadian meningkat, oleh karena itu, telah berhubungan dengan identifikasi melalui pemeriksaan luas dari sejumlah besar lazim, namun sebelumnya tidak terdeteksi, kasus dalam populasi. Penurunan bertahap pada angka kematian terlihat dalam lima tahun terakhir mungkin berhubungan, sebagian, dengan sensitivitas yang luar biasa PSA dalam mendeteksi kanker prostat sebelumnya, ketika dapat dikontrol dengan pembedahan atau terapi penyinaran.
Kanker prostat adalah umum dan terutama mempengaruhi laki-laki lebih tua dari 65. Sekitar 90 persen pria didiagnosis dengan kanker prostat akan memiliki penyakit klinis lokal (kanker terbatas pada kelenjar prostat). Pendekatan pengobatan bervariasi menurut wilayah geografis dan oleh dokter khusus. Alasan untuk variasi ini tidak jelas dan tidak sangat terkait dengan tumor grade (Gleason skor) atau kadar PSA.
Kanker dimulai di sel, blok bangunan yang membentuk jaringan. Jaringan membentuk organ-organ tubuh. Biasanya, sel-sel tumbuh dan membelah membentuk sel-sel baru ketika tubuh membutuhkan mereka. Ketika sel menjadi tua, mereka mati, dan sel-sel baru mengambil tempat mereka. Kadang-kadang, proses yang teratur ini berjalan salah. Sel-sel baru terbentuk ketika tubuh tidak membutuhkannya, dan sel-sel lama tidak mati ketika mereka seharusnya. Sel-sel ekstra ini dapat membentuk suatu massa dari jaringan yang disebut suatu pertumbuhan atau tumor.

H.  Kanker Testis
Kanker testis adalah kanker yang berkembang di testis, bagian dari sistem reproduksi laki-laki.
Di Amerika Serikat, antara 7.500 dan 8.000 diagnosa kanker testis yang dibuat setiap tahun. Selama hidupnya, risiko pria terkena kanker testis kira-kira 1 dalam 250 (0,4%). Hal ini paling umum di antara laki-laki berusia 15-40 tahun, terutama di pertengahan dua puluhan.
Kanker testis memiliki salah satu angka kesembuhan tertinggi dari semua kanker: lebih dari 90 persen; dasarnya 100 persen jika belum menyebar. Bahkan untuk kasus-kasus yang relatif sedikit di mana kanker ganas telah menyebar luas, kemoterapi menawarkan tingkat kesembuhan minimal 85 persen hari ini.
Tidak semua benjolan di testis tumor, dan tidak semua tumor bersifat ganas, ada kondisi lain seperti microlithiasis testis, epididimis kista, apendiks testis (hidatidosa Morgagni), dan sebagainya yang mungkin menyakitkan, tetapi adalah non-kanker.



I.     Infertilitas
Infertilitas terutama mengacu pada ketidakmampuan seseorang biologis untuk berkontribusi konsepsi. Infertilitas juga dapat merujuk kepada keadaan seorang wanita yang tidak mampu membawa kehamilan untuk jangka waktu penuh.
Ada banyak penyebab biologis infertilitas, beberapa yang dapat dilewati dengan intervensi medis.
Wanita yang mengalami masa subur kesuburan alami sebelum dan selama ovulasi, dan mereka secara alami subur selama sisa dari siklus menstruasi.
Metode kesadaran kesuburan yang digunakan untuk membedakan ketika perubahan ini terjadi dengan mengikuti perubahan lendir serviks atau suhu tubuh basal.
Ada definisi yang ketat dari infertilitas digunakan oleh banyak dokter. Namun, ada juga istilah yang serupa, subfertilitas misalnya untuk kondisi yang lebih jinak dan fekunditas untuk ketidakmungkinan alami untuk hamil. Kemandulan pada pasangan dapat disebabkan baik wanita atau pria, belum tentu baik.

J.    Kanker Servik
Kanker serviks membutuhkan proses yang sangat panjang yaitu antara 10 hingga 20 tahun untuk menjadi sebuah penyakit kanker yang pada mulanya dari sebuah infeksi. Oleh karena itu, saat tahap awal perkembangannya akan sulit untuk di deteksi. Oleh karena itu di sarankan para perempuan untuk melakukan test pap smear setidaknya 2 tahun sekali, melakukan test IVA (inspeksi visual dengan asam asetat, dll. Meskipun sulit untuk di deteksi, namun ciri-ciri berikut bisa menjadi petunjuk terhadap perempuan apakah dirinya mengidap gejala kanker serviks atau tidak:
1.    Saat berhubungan intim selaku merasakan sakit, bahkan sering diikuti pleh adanya perdarahan.
2.    Mengalami keputihan yang tidak normal disertai dengan perdarahan dan jumlahnya berlebih
3.    Sering merasakan sakit pada daerah pinggul
4.    Mengalami sakit saat buang air kecil
5.    Pada saat menstruasi, darah yang keluar dalam jumlah banyak dan berlebih
6.    Saat perempuan mengalami stadium lanjut akan mengalami rasa sakit pada bagian paha atau salah satu paha mengalami bengkak, nafsu makan menjadi sangat berkurang, berat badan tidak stabil, susah untuk buang air kecil, mengalami perdarahan spontan.
K.  Kanker Ovarium
Kanker ovarium merupakan sebuah penyakit di mana ovarium yang dimiliki wanita memiliki perkembangan sel-sel abnormal. Secara umum, kanker ovarium merupakan suatu bentuk kanker yang menyerang ovarium. Kanker ini bisa berkembang sangat cepat, bahkan, dari stadium awal hingga stadium lanjut bisa terjadi hanya dalam satu tahun saja. Kanker ovarium merupakan suatu proses lebih lanjut dari suatu tumor malignan di ovarium. Tumor malignan sendiri merupakan suatu bentuk perkembangan sel-sel yang tidak terkontrol sehingga berpotensi menjadi kanker.
Beberapa gejala umum kanker ovarium adalah sebagai berikut:
§  Sering marasakan nyeri di perut.
§  Ukuran perut semakin besar.
§  Susah makan atau tidak nafsu makan.
§  Sering merasa kekenyangan.
§  Sering muntah dan buang air besar.
§  Kembung terus-menerus.
§  Terjadi pendarahan pada vagina.
§  Berat badan turun secara signifikan.
§  Sering merasa lelah dan sakit kepala.

L.  Kanker Leher Rahim
Kanker leher rahim atau disebut juga kanker serviks adalah sejenis kanker yang 99,7% disebabkan oleh human papilloma virus (HPV) onkogenik, yang menyerang leher rahim.[1]Kanker ini dapat hadir dengan pendarahan vagina, tetapi gejala kanker ini tidak terlihat sampai kanker memasuki stadium yang lebih jauh, yang membuat kanker leher rahim fokus pengamatan menggunakan Pap smear. Di negara berkembang, penggunaan secara luas program pengamatan leher rahim mengurangi insiden kanker leher rahim yang invasif sebesar 50% atau lebih. Kebanyakan penelitian menemukan bahwa infeksi human papillomavirus (HPV) bertanggung jawab untuk semua kasus kanker leher rahim. [2][3] Perawatan termasukoperasi pada stadium awal, dan kemoterapi dan/atau radioterapi pada stadium akhir penyakit

M.     Endometriosis
Endometriosis adalah suatu kondisi medis di betina di mana endometrium seperti sel muncul dan berkembang di daerah-daerah di luar rongga rahim, paling sering pada ovarium. Rongga rahim dilapisi oleh sel-sel endometrium yang berada di bawah pengaruh hormon wanita.
Endometrium ini seperti sel-sel di daerah di luar rahim (endometriosis) dipengaruhi oleh perubahan hormonal dan merespon sama seperti yang dilakukan sel-sel yang ditemukan di dalam rahim. Gejala sering memburuk dalam waktu dengan siklus menstruasi.
Endometriosis biasanya terlihat selama tahun-tahun reproduksi, itu telah diperkirakan bahwa itu terjadi pada sekitar 5% sampai 10% wanita. Gejala mungkin tergantung pada situs endometriosis aktif. Gejala utamanya tetapi tidak universal nyeri panggul dalam berbagai manifestasi. Endometriosis adalah umum ditemukan pada wanita dengan infertilitas.
Endometriosis dapat mempengaruhi setiap perempuan, dari premenarche untuk postmenopause, terlepas dari ras atau etnis atau apakah atau tidak mereka telah memiliki anak. Hal ini terutama penyakit dari tahun-tahun reproduksi. Perkiraan tentang prevalensi bervariasi, tetapi 5-10% adalah jumlah yang wajar, lebih umum pada wanita dengan infertilitas (20-50%) dan perempuan dengan nyeri panggul kronis (sekitar 80%). Sebagai proses estrogen-tergantung, bisa bertahan melampaui menopause dan tetap di hingga 40% dari pasien setelah histerektomi.
Endometriosis pada wanita menopause tidak terjadi dan telah digambarkan sebagai bentuk agresif penyakit ini ditandai dengan resistensi progesteron lengkap dan tingkat yang sangat tinggi ekspresi aromatase. Dalam kasus umum kurang, perempuan mungkin memiliki gejala endometriosis sebelum mereka bahkan mencapai menarche

N.  Condyloma acuminata
Condyloma acuminata (kondiloma akuminata, genital warts, kutil kelamin) atau lebih dikenal dengan istilahpenyakit Jengger Ayam, mungkin karena bentuknya yang mirip Jengger Ayam pada condyloma yang luas, adalah kelainan kulit berbentuk kutil dengan permukaan berlekuk-lekuk mirip jengger ayam, yang disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV) tipe tertentu. Jika pembaca pernah melihat kutil (bahasa jawa: caplak, veruka), seperti itulah bentuk condyloma acuminata. Hanya saja kutil tersebut letaknya di kelamin dan sekitarnya. Bahkan dapat menyebar ke anus (condyloma anogenital).
Identifikasi HPV untuk pertama kali pada tahun 1907. Kini, lebih 120 jenis subtype HPV telah dapat diidentifikasi. Tapi tidak semua type dapat menyebabkan condyloma acuminata. Sekitar 90 % condyloma acuminata diyakini berhubungan dengan type 6 dan type 11. Belasan tye lainnya dijumpai pula pada penderita condyloma acuminata. Para ahli menengarai HPV type tertentu memiliki kecenderungan onkogenk (potensial menjadi kanker), terutama type 16 dan type 18.

O.  Bartolinitis
Bartolinitis adalah Infeksi pada kelenjar bartolin atau bartolinitis juga dapat menimbulkan pembengkakan pada alat kelamin luar wanita. Biasanya, pembengkakan disertai dengan rasa nyeri hebat bahkan sampai tak bisa berjalan. Juga dapat disertai demam, seiring pembengkakan pada kelamin yang memerah.

P.   Vulvovaginitis
Vulvovaginitis adalah iritasi disertai pembengkakan dan rasa panas di daerah alat kelamin wanita yaitu daerah vulva (kulit terluar dari alat kelamin) dan vagina.
Reaksi yang terjadi:
§  Gatal-gatal
§  Kemerahan dan rasa terbakar 
§  Rasa tidak nyaman saat buang air kecil
§  Banyak lendir atau cairan yang keluar dari vagina
§  Pendarahan
Pencegahannya:
§  Gunakan celana dalam bersih, tidak ketat dan kering
§  Membersihkan diri setelah buang air kecil atau buang air besar dengan air bersih (gunakan air mengalir kalau sedang di toilet umum), cara pembersihan dengan gerakan dari depan ke belakang
§  Hindari penggunaan bahan kima atau parfum yang biasanya terdapat pada sabun pembersih kewanitaan atau sabun mandi
§  Jangan menggunakan pembalut yang mengandung perfume
§  Jangan mengusap area vagina terlalu keras saat membersihkannya


Q.  Hamil Anggur
Kehamilan anggur (mola hidatidosa) adalah kehamilan abnormal berupa tumor jinak yang terjadi sebagai akibat dari kegagalan pembentukan bakal janin sehingga terbentuklah jaringan permukaan membran (vili) yang mirip gerombolan anggur. Hamil anggur adalah tumor jinak yang terbentuk dari trofoblas (sel bagian tepi sel telur) yang telah dibuahi. Tumor ini melekat di dinding rahim dan menjadi plasenta serta membran yang memberi makan hasil pembuahan. Jenis tumor ini dapat menjadi ganas.
Secara medis, hamil anggur dapat terjadi karena tidak adanya buah kehamilan (agenesis), atau adanya perubahan (degenerasi) sistem aliran darah terhadap buah kehamilan pada usia kehamilan minggu ke- 3 sampai minggu ke-4. Penyebab lainnya yaitu terus berlangsungnya aliran atau sirkulasi darah tanpa adanya bakal janin sehingga mengakibatkan peningkatan produksi cairan sel trofoblas. Hamil anggur juga bisa disebabkan oleh adanya kelainan substansi kromsom seks.
Gejala hamil anggur mirip seperti perempuan yang hamil normal, yaitu terlambat haid, mual-muntah, dan sebagainya. Pemeriksaan tes kehamilan juga memberikan hasil yang positif. Namun yang membedakan adalah, pada hamil anggur tidak terdapat tanda-tanda gerakan janin, rahim tampak lebih besar dari usia kehamilan sebenarnya, dan keluarnya gelembung cairan yang mirip buah anggur bersamaan dengan perdarahan melalui vagina.
Melalui pemeriksaan radiologis atau rontgen tidak terlihat adanya tulang janin, melainkan sesuatu yang mirip sarang lebah atau badai salju. Sama halnya, pemeriksaan USG akan menghasilkan gambaran mirip badai salju dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda denyut jantung janin. Pada hamil anggur, kadar HCG akan meningkat lebih tinggi daripada kadar HCG pada kehamilan normal.
Penanggulangan hamil anggur dapat dilakukan dengan cara mengeluarkan mola (evakuasi), kemudian dilakukan pengawasan lanjutan (follow up). Pada perempuan yang subur dan masih menginginkan anak, pengeluaran mola dapat dilakukan dengan cara kuret atau kuret hisap. Seminggu setelah kuret pertama, kembali dilakukan kuret ulangan untuk memastikan rahim sudah benar-benar bersih. Sedangkan pada perempuan usia lanjut atau yang sudah tidak menginginkan anak, dapat dilakukan pengangkatan rahim (histerektomi).
Pada pengawasan lanjutan (follow up) dilakukan untuk memonitor dan mengevaluasi kondisi pasca evakuasi, baik secara klinis, laboratorium maupun radiologis. Pengawasan lanjutan dengan pemeriksaan HCG dilakukan satu minggu sekali sehingga kadar HCG menjadi negatif. Jika kadar HCG sudah negatif, masih diperlukan pemeriksaan selama tiga minggu berturut-turut untuk memastikan kadar HCG tetap negatif. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan kadar HCG satu bulan sekali selama enam bulan. Jika pemeriksaan lanjutan menunjukkan kadar HCG yang masih tetap atau justru meningkat, maka harus dilakukan kemoterapi.
Penderita hamil anggur dianjurkan untuk tidak hamil dulu hingga pengawasan lanjutan selesai dilakukan. Bagi perempuan yang belum memiliki anak, dianjurkan memakai alat kontrasepsi untuk menunda kehamilan selama satu tahun, sedangkan untuk tidak hamil selama dua tahun.


Sumber :



SEJARAH BOLA BASKET
B
ola basket memiliki sejarah yang cukup panjang di Indonesia. Tercatat sejak tahun 1930-an, walau belum resmi menjadi sebuah negara yang merdeka, beberapa kota di Indonesia telah memiliki klub-klub lokalnya sendiri.


Rabu, 30 Oktober 2013

Unsur Unsur Puisi

Unsur-unsur Puisi

S
ecara sederhana, batang tubuh puisi terbentuk dari beberapa unsur, yaitu kata, larik , bait, bunyi, dan makna. Kelima unsur ini saling mempengaruhi keutuhan sebuah puisi. Secara singkat bisa diuraikan sebagai berikut.
Kata adalah unsur utama terbentuknya sebuah puisi. Pemilihan kata (diksi) yang tepat sangat menentukan kesatuan dan keutuhan unsur-unsur yang lain. Kata-kata yang dipilih diformulasi menjadi sebuah larik.